Sejarah Parkour dan Freerunning
Parkour and Freerunning adalah seni berpindah tempat dari satu object ke object yg lain (movement art) Parkour mulai di perkenalkan ke seluruh dunia oleh David belle, bersama dengan teamnya Yamakasi (ada filmnya tuh)
pada perkembangan selanjutnya David belle mempunyai sudut pandang yg berbeda dengan salah satu anggota Yamakasi yaitu Sebastian Foucan (teman masa kecil David belle dan salah satu founder yamakasi).
Foucan berpandangan bahwa setiap gerakan dapat dipadukan dengan akrobatik supaya terlihat lebih indah dan diberi nama Freerunning, sedangkan David belle tetap pada pemikiranya bahwa parkour bertujuan pada ke efektifan gerak mencapai tujuan dengan energy yg ngirit. akhirnya mereka berdua keluar dari yamakasi, dan tetap berjalan sesuai ideologi masing-masing.
Pengertian
Parkour (biasanya disingkat PK) yang mempunyai arti bergerak/ pindah dari point A ke point B seefisien dan secepat mungkin, menggunakan prinsip dari Parkour itu sendiri dan mengedepankan keindahan bergerak, sekaligus diimbangi oleh kemampuan dari tubuh manusia itu sendiri.
Parkour dikembangkan oleh David Belle dan Sebastian Faucan, mereka berdualah yang telah memperkenalkan olahraga ini keseluruh dunia, pada awalnya hanya Perancis, kemudian daratan Eropa barulah menyebar keseluruh dunia.
Olah raga ini biasanya dikenal dengan sebutan Yamakasi (sebuah film perancis pada tahun 2001) padahal sebenarnya Yamakasi adalah team Parkour yang terdiri dari 7 orang yang berasal dari Lisses Perancis, mereka adalah anak buah didik David Belle.
Dulu Parkour dan Freerunning adalah satu olahraga, tapi karena David Belle dan Sebastian Faucan mempunyai prinsip yang berbeda tentang olahraga ini, akhirnya di tahun 2006 Parkour dan Freerunning menjadi 2 olahraga yang berbeda.
Perbedaan Parkour dan Freerunning sangat tipis dalam masalah teknik dan basic, akan tetapi perbedaan kedua olahraga ini sangat jauh apabila dilihat dari fundamental. Parkour adalah olahraga yang mengandalkan kemampuan tubuh manusia beserta mental, dan ditambah lagi dengan filosofi kehidupan yang diapresiasikan dalam bermain Parkour, sedangkan Freerunning bisa dikatakan olahraga bebas seperti skate board, BMX, break dance, dsb. Freerunning tidak terikat peraturan-peraturan yang mendasar bagi para praktisinya yang disebut dengan Freerunner.
Parkour tidak terikat pada peraturan-peraturan yang formal, kembali pada diri masing-masing, etika dan tanggung jawab terhadap Parkour itu sendiri, ini hanya improfasi-mengembangkan diri tanpa ada ikatan- ikatan.
Traceur adalah sebutan untuk para praktisi Parkour, orang bisa dikatakan traceur jika orang tersebut sudah memahami arti, basic, dan filosofi dari Parkour itu sendiri.
Sejarah
Sebenarnya Parkour sudah ada sejak dulu (sebelum manusia mengenal kata Parkour itu sendiri), tapi Parkour dideskripsikan dan dikenalkan ke seluruh dunia oleh David Belle yang berasal dari Perancis.
Terinspirasi dari ayahnya Raymond Belle (tentara perancis) yang mengenalkan kepada David parcours du combattant (latihan halang rintang pada sesi militer), sejak saat itu David sepulang sekolah memainkan scenario sendiri, bagaimana dia bisa meloloskan diri dari situasi yang sulit.
Berlari, molompat, vaulting (melompat dengan menggunakan tangan sebagai tumpuan), memanjat, berpegangan pada sesuatu, menjaga keseimbangan, dan melewati halangan. Bagi David, itu semua sudah menjadi sebuah obsesi.
Sejak Usia 15 tahun dia pindah ke Lisses (daerah Paris) pada waktu itu dia bertemu dengan para remaja disana dan tertarik apa yang dilakukan David (yang kemudian menjadi Yamakasi), selama 8 tahun dia mengajari para remaja Lisses.
Pada pertengahan 1997 sedikit demi sedikit Parkour sudah dikenal, film independent David tentang Parkour telah disiarkan oleh tv local. Ketekunan dan usaha bisa membangun motifasi untuk Parkour. Sejak saat itu tim-tim terkenal seperti the speed-air men, the catmen, la Rel-ve, dan yang terkenal les traceurs. Sejak saat itu kata 'traceur' dipakai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar